
SHANG-CHI
“SHANG-CHI”, bercerita tentang seorang remaja bernama Shang-Chi yang menjalani kehidupan biasa di San Fransisco, tiba-tiba diserang oleh sekelompok orang misterius yang mengincar liontin pemberian mendiang ibunya. Sekelompok orang tersebut ternyata adalah anak buah dari organisasi Ten Rings yang dipimpin oleh Wenwu, ayah dari si Shang-chi. Sang ayah pun membutuhkan liontin tersebut untuk mencari jalan ke sebuah tempat misterius. Pertarungan pun tidak bisa terhindar oleh anak dan ayah, hingga sang anak pun menang dan mendapatkan Ten Rings itu.

Film ini memiliki cerita yang bagus, dengan memadukan genre aksi superhero dan juga keluarga. Berbeda dengan film Marvel lainnya seluruh adegan bertarung dalam film ini sangat lah epic, hingga menciptakan dimensi keseruan juga ketegangan. Melalui Shang-Chi, Marvel bukan hanya sekadar memberikan kepingan cerita baru dalam jagat semestanya yang rumit, tetapi juga menampilkan kekayaan juga keindahan budaya Asia yang rupanya fit dengan narasi keadisatriaan ala Barat.
Film ini memiliki kelebihan dalam sepanjang film nya, ada banyak hal yang bisa diulas dari Shang-Chi. Mulai dari segi tema cerita, karakter, pemain, aksi laga, CGI, sinematografi, hingga spektrum emosi yang luas. Semuanya terbungkus dengan manis selama 132 menit. Film ini cocok untuk dijadikan refrensi set lokasinya, yaitu dinia lain yang memiliki keindahan alam yang sangat luar biasa.

Produced : Marvel Studio
Sutradara : Destin Daniel Cretton
Screnplay : David Callaham-Andrem Lanham
D.O.P : Bill Pope
Art Director : Jacinta Leong
Sound Desingner : Jeremi Bowker
Editor : JR Grubbs



